Aspek Ekonomi

  1. LIstrik

Kelurahan Kayumalue Pajeko memiliki aspek ekonomi yang tercermin dari akses dan penggunaan sumber energi listrik oleh masyarakat. Sebagian besar keluarga di wilayah ini telah memanfaatkan layanan listrik dari PLN, tercatat sebanyak 940 keluarga yang menggunakan listrik resmi tersebut sebagai sumber penerangan dan kebutuhan sehari-hari. Tidak terdapat keluarga yang menggunakan listrik non-PLN, baik yang berasal dari sumber swasta, swadaya, maupun perorangan. Seluruh rumah tangga di kelurahan ini memanfaatkan pasokan listrik dari PLN untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

2. Bahan Bakar Untuk Memasak

Kelurahan Kayumalue Pajeko memiliki beragam aspek ekonomi yang tercermin dari pilihan sumber energi yang digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan memasak sehari-hari. Warga memanfaatkan berbagai jenis bahan bakar, seperti listrik, Elpiji 5,5 kg, Elpiji 12 kg, Elpiji 3 kg, minyak tanah, arang, kayu bakar, serta beberapa sumber energi lainnya.Dari seluruh jenis bahan bakar tersebut, penggunaan Elpiji 3 kg menjadi yang paling dominan. Masyarakat banyak memilih elpiji bersubsidi karena lebih terjangkau dan mudah diperoleh. Keberagaman sumber energi tetap digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga. Kondisi ini memberikan gambaran bahwa aspek ekonomi rumah tangga di Kelurahan Kayumalue Pajeko sangat dipengaruhi oleh faktor keterjangkauan energi, sehingga elpiji bersubsidi menjadi pilihan utama bagi sebagian besar warga.

3. Sumber Air

Kelurahan Kayumalue Pajeko memanfaatkan berbagai jenis sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warganya. Jenis sumber air yang digunakan meliputi air kemasan, air isi ulang, layanan PDAM, ledeng tanpa meteran, sumur bor atau pompa, serta sumur. Keberagaman sumber ini menunjukkan bahwa masyarakat menyesuaikan pilihan air berdasarkan kebutuhan dan ketersediaan di lingkungan masing-masing. Untuk keperluan memasak, sebagian besar keluarga menggunakan sumur bor atau pompa sebagai sumber utama. Sementara itu, untuk air minum, pilihan yang paling banyak digunakan adalah air isi ulang karena dianggap lebih praktis dan layak konsumsi. Adapun kebutuhan mandi dan mencuci, mayoritas keluarga juga mengandalkan sumur bor atau pompa sebagai sumber air harian. Penggunaan berbagai jenis sumber air ini menggambarkan pola konsumsi masyarakat yang beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap rumah tangga di Kelurahan Kayumalue Pajeko.

4. Industri

Kelurahan Kayumalue Pajeko memiliki berbagai jenis usaha industri yang berkembang di tengah masyarakat. Keberadaan sektor industri ini menjadi salah satu penunjang aktivitas ekonomi warga serta memberikan peluang usaha bagi pelaku industri rumahan maupun skala kecil. Usaha-usaha tersebut tersebar di beberapa bidang yang menyesuaikan dengan potensi lokal dan keterampilan masyarakat setempat. Beberapa jenis industri yang beroperasi di kelurahan ini antara lain industri barang dari kayu sebanyak 2 unit, yang umumnya menghasilkan produk kerajinan maupun kebutuhan rumah tangga. Selain itu, terdapat 1 unit industri anyaman yang memanfaatkan keterampilan manual masyarakat dalam menghasilkan produk bernilai jual. Pada sektor pangan, terdapat 1 unit industri makanan dan minuman yang menjadi bagian dari usaha produksi olahan rumahan. Di luar itu, terdapat pula 10 unit industri lainnya, seperti pengolahan kopra, udang, dan aktivitas yang berkaitan dengan Pertamina. Industri-industri ini menjadi bagian penting dari dinamika ekonomi masyarakat Kayumalue Pajeko, memberikan lapangan kerja serta menambah variasi usaha yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

5. Panjang Jalan

Aspal = 4.270m

Semen/Paving= 500m

Batu/Kerikil = 300m

Tanah = 100m

6. Sarana dan Prasarana Ekonomi

Kelurahan Kayumalue Pajeko memiliki sejumlah sarana dan prasarana ekonomi yang mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Fasilitas tersebut menjadi pusat pergerakan barang dan jasa sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian warga di berbagai sektor. Di kelurahan ini terdapat 1 unit pasar yang menjadi lokasi utama transaksi dan kegiatan jual beli masyarakat. Selain itu, tersedia 1 minimarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan akses yang lebih praktis. Untuk mendukung ketersediaan energi rumah tangga, terdapat 6 pangkalan LPG yang melayani distribusi tabung gas bagi warga. Selain itu, terdapat pula 2 unit rumah walet yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi lokal berbasis budidaya sarang burung walet. Keberadaan berbagai sarana ekonomi tersebut menunjukkan adanya aktivitas ekonomi yang cukup dinamis di Kelurahan Kayumalue Pajeko, sekaligus menjadi pendukung penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.